no... no...... nooo............
i'm shock!!! huuufftt...
Kenapa bisa kayak gini yah? Kok bisa sih... aduh... sumpah ga ngerti.
Aku cuma pengen ngomong beberapa kalimat, semoga bisa dicerna dengan baik untuk kamu yang disituu..
Jadi gini, setelah dipikir-pikir.. yaa, emang bisa terjadi. Tapi bakal ga terjadi kalo kalian dan khususnya kamu bisa mengaturnya dengan baik.
Sperti tradisi di keluarga kami, makan itu no 1. Ada uang atau ga ada uang, lagi banyak uang apalagi yaa.. Nasi itu harus selalu ada, entah mau sama apa lauknya, yang penting ada nasi. Mamaku selalu masak tiap harinya, ya mungkin untuk keadaan kamu berbeda, karena pada sibuk, tapi bisa kan masak masakan yang cepat dan simpel. Aaaaaa.... bingung juga ngomongnya gimana. Yang penting tuh makan harus. Harus ada makanan di rumah, biar ga boros makan terus-terusan di luar. Kecuali kamu artis atau pejabat yang uangnya banyak terus...
Usahakan makanan itu di no.1-kan. Jangan yang lain-lain dulu.......
Aduh bingung ah... mau nolongin juga gimana.. ngasih tau aja engga..
ah ah ah.... shock lah pokoknya..
Saturday, 29 October 2011
Wednesday, 26 October 2011
Erlend Øye from Kings of Convenience and The Whitest Boy Alive
Nail Hanon from The Divine Comedy
Russell Lissack from Bloc Party
Love them so much... :D
specially for Erlend Oye...
they are thin, intelligent, charismatic, and they are musician..
and how about this? :p
he is my boyfriend ..
a bit similar to them ..
thin body and tall, and he is a musician :)
a bit similar to them ..
thin body and tall, and he is a musician :)
Monday, 24 October 2011
Antara Aku dan Bumi
Aku agak sering mengeluh akhir-akhir ini. Mengeluh diiringi do'a, semoga saja bumi ini kembali memberi tempat nyaman untukku tinggal, melangkah, mencari ilmu, bernyanyi, duduk, tidur, bermain gitar, menulis dan kegiatan-kegiatan lainnya. Semoga udara yang menyejukkan itu cepat datang, atau mungkin, hyperhydrosist ini akan segera hilang dari tubuhku. Bertahun-tahun aku menikmati ketidaknyamanan ini. Kurang lebih 17 tahun. Dengan keadaan bumi yang seperti ini, aku semakin tidak nyaman dengan diriku sendiri. Bagaimana tidak? Dengan hanya diam di rumah saja, tanganku sudah basah kuyup oleh keringat, padahal tidak melakukan apapun. Oh, Tuhaaann.. aku minta jangan hembuskan angin panas di kotaku.. atau, sembuhkanlah aku dengan sempurna...
Awalnya aku percaya dengan kata-kata orang, berkeringat di tangan adalah tanda orang berpenyakit jantung lemah, ada pula yang bilang itu paru-paru, tapi setelah browsing, itu bukan sama sekali penyakit. Dan kata orang-orang itu salah. Tanganku sering berkeringat, dalam kondisi apapun dan kapanpun. Pagi, siang, malam, dingin, apalagi panas. Dan beberapa hari inilah yang begitu menyiksa. Bumi semakin panas entah kenapa. Pagi tadi pun tanganku berkeringat, padahal tubuhku sama sekali tidak berkeringat. Situasi yang paling menyiksa bagi si hyperhydrosist ini adalah ketika pulang dari kampus dengan kendaraan umum, dan ketika itu sedang UTS dan memakai wedges, sepatu cewek yang jelas, karena memang pakai kemeja cewek yang berenda-renda, maka dari itu tidak mungkin aku pakai sepatu coklat kebanggannku yang tebuat dari kulit itu, dan ketika bumi yang semakin panas ini membuat keringatku semakin membanjiri tangan dan kakiku. Aku tersiksa, aku kesulitan untuk berjalan, handphoneku basah dan bisa jadi cepat rusak dan kotor, tapi yang aneh, tubuhku tidak berkeringat. :-l
Semoga bumi mau berdamai denganku...
atau...
Semoga aku bisa berdamai dengan bumi...
Bolehkan aku meminta pada Tuhan? Aku beri 2 pilihan padaMu, Tuhan...
Jangan hembuskan panas yang berlebih disini, atau sembuhkan aku dari penderitaan ini.. maka panas bumi ciptaanMu pun akan kunikmati...
Menulis Bebas Menjelang Tidur Agar Tidur Menjadi Lebih Bebas Tertulis
Mulai berbaring sambil merokok dan kopi hitam (lagi). Belakangan ini cuaca selalu memproduksi keringat lebih banyak, siang atau malam sama saja. Apa yang hendak saya fikirkan malam ini? Entahlah.. (pandangan lurus menuju langit langit kamar) dan saya mulai berfikir:
1.berhenti mengeluh(selamanya) karena banyak menghabiskan waktu saya.
2.berfikir positif dan mulai membunuh rasa takut, khawatir, gelisah dan bla bla bla
3.nikmati hidup, jangan perangi apapun! maka tidak akan ada 'musuh'.
4.melakukan hal baik yang bisa saya lakukan sekarang karena saya tahu pasti waktu tak pernah punya toleransi.
Dan saya pun mulai mengantuk.. (di temani the smiths - please, let me get what i want dalam playlist saya).tunggu..! Sebatang lagi lah (rokok) dan kopi sebelum kantuk menyetubuhi saya untuk kesekian kalinya.
-Ebbie Hendarsyah-
Thursday, 20 October 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)









